Medioker.Id-Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Partai Golkar daerah pemilihan (Dapil) 1 Kota Bandarlampung Azwar Yacub, berpesan kepada warga Kebun Jahe, Kelurahan Enggal, Kecamatan Enggal untuk senantiasa menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan di tengah-tengah masyarakat.
Terlebih tahun 2024 ini, merupakan tahun politik yang akan banyak sekali isu dan pemberitaan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Pesan saya kepada warga Kebun Jahe untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Terlebih kita akan menghadapi tahun Pemilu 2024 yakni Pileg, Pilpres dan Pilkada. Pada tahun politik ini suasana agak rentan dan sensitif dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD I Partai Golkar Lampung saat bersilaturahmi dengan warga dalam rangka Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila.
Azwar yang telah enam periode duduk di parlemen ini juga meminta kepada warga Kebun Jahe dapat lebih mengedepankan rasa persaudaraan satu sama lainnya.
Ketua Umum DPP IKAM Pagardewa ini menambahkan dalam bernegara perbedaan satu sama lain antar masyarakat merupakan hal yang wajar Rabu (31/01/2024).
Namun, perbedaan itu bukan membuat permusuhan, akan tetapi menjadi wahana untuk lebih menghargai satu sama lain.
“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang heterogen, yang mana beraneka ragam suku bangsa ada di Indonesia. Namun kita tetap Bhinekatunggal Ika, walaupun berbeda-beda namun kita tetap satu yaitu Indonesia,” kata Ketua Depidar VII SOKSI Lampung ini.
Dia juga mengatakan Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia yang serba mengutamakan musyawarah dan mufakat dalam mengambil keputusan.
“Jadi rembuk desa, rembuk kelurahan dan musyawarah itulah sifat asli bangsa kita,” tandas Azwar Yakub.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang OKK Depidar VII SOKSI Provinsi Lampung, Sudiyanto, menuturkan bahwa apapun yang dilakukan dalam berinteraksi sosial harus berdasarkan Pancasila.
Sebab menurutnya, selain ideologi tunggal bangsa Indonesia, Pancasila juga merupakan perekat dan pemersatu bangsa.
“Sila-sila dari Pancasila (sila pertama, kedua, ketiga, keempat dan kelima) adalah satu kesatuan yang satu sama lainnya saling berkaitan. Jadi apapun yang kita lakukan harus sesuai dengan Pancasila yang juga pandangan hidup bangsa Indonesia,” ucap Sudiyanto.
Dia juga menekankan, jika ada perbedaan pendapat di antara masyarakat harus tetap dihormati.
“Kita menghormati perbedaan, baik perbedaan kepercayaan maupun perbedaan lainnya. Tapi perbedaan itu masih dalam bingkai dan kerangka Pancasila,” ujarnya.
Hadir mendampingi Azwar Yacub, Sekretaris Umum DPP IKAM Pagardewa yang juga Tenaga Ahli DPRD Provinsi Lampung Mawardi Shoubier, Sekretaris Depidar VII SOKSI Lampung Benson Wertha, Wakil Ketua IKAM Pagardewa Adrian Toni, Bhabinkamtibmas/Babinsa, tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Selain sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila, kegiatan diisi dengan pemberian paket sembako dan tali kasih.(*)
Medioker Beretika dan Berwawasan
