Bandar Lampung (Medioker.id) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memulai langkah awal reformasi birokrasi dengan merombak sejumlah pejabat eselon II atau pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Rolling perdana ini dijadwalkan berlangsung pada Senin sore, 26 Mei 2025 pukul 16.00 WIB di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung. Informasi tersebut tertuang dalam surat undangan pelantikan yang diterima inilampung.com, dengan nomor: 400.14.1.1/2471/VI.04/2025 tertanggal 23 Mei 2025, ditandatangani Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, M. Firsada.
Seluruh pejabat eselon II diwajibkan hadir dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dengan mengenakan pakaian sipil resmi (PSR).
Dari informasi yang berkembang, Direktur Utama RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM), Dr. Lukman Pura, disebut-sebut akan digantikan oleh salah satu direkturnya, dr. Imam. Nama terakhir santer disebut memiliki kedekatan dengan pejabat pusat dan diduga merupakan titipan dari unsur partai politik.
Lukman Pura sendiri dikabarkan akan mengisi posisi staf ahli menggantikan Fredy SM yang telah pensiun. Namun, sumber lain menyebut bahwa Lukman berpotensi ditunjuk sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.
Selain RSUDAM, posisi strategis lain yang disebut ikut bergeser adalah Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung. Kepala dinas saat ini, Achmad Syaefullah, kabarnya akan digantikan oleh Ganjar Jationo — pejabat yang sebelumnya pernah menjabat di posisi yang sama. Jika ini benar, maka Ganjar akan kembali ke posisi lamanya, sementara Achmad Syaefullah akan bergeser menjadi staf ahli bidang pemerintahan, hukum, dan politik.
Perombakan ini menjadi sinyal awal dari Gubernur Rahmat Djausal dalam menyusun ulang struktur birokrasi yang dinilai lebih sesuai dengan visi pemerintahannya ke depan. (***)
Medioker Beretika dan Berwawasan
